Prabowo Subianto Kunjungan Kerja ke Luar Negeri Bawa Komitmen Investasi Sebesar US$ 18,5 Miliar

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 23 November 2024 - 15:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden RI Prabowo Subianto. (Facebook.com @Prabowo Subianto)

Presiden RI Prabowo Subianto. (Facebook.com @Prabowo Subianto)

INFOEKBIS.COM – Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan bahwa hasil kunjungan kerja ke luar negerinya sejak awal berhasil memboyong komitmen investasi di Indonesia mencapai total US$ 18,5 miliar.

Hal itu dinyatakan Prabowo usai menghadiri CEO Business Forum di salah satu ruangan State Dining Room.

Lokasi itu berada di Lancester House, London, Kamis (21/11/2024) sore bersama dengan 19 pimpinan perusahaan.

“Agak-agak melebihi (target). Melebihi. Jadi saya pulang bawa komitmen total Us$ 18,5 miliar.”

“Jadi saya kira ini cukup bagus, menunjukkan kepercayaan global terhadap ekonomi Indonesia,” ujar Prabowo.

Secara rinci nominal total 18,5 miliar dollar ini didapatkan dari komitmen investasi British Petroleum senilai US$ 7 miliar.

Lalu sebesar US$ 1,5 miliar dari beberapa perusahaan lainnya, dan US$ 10 milliar yang sebelumnya didapatkan dari hasil kunjungan kerja ke Republik Rakyat Tiongkok.

“Jadi cukup produktif lah pertemuan-pertemuan kita hari ini. Mereka sangat ingin masuk ke Indonesia.”

“Sebagian dari mereka sudah di Indonesia lebih dari 100 tahun. Prestasi mereka juga cukup baik,” jelas Prabowo.

“Saya kira ini menunjukan optimisme mereka terhadap ekonomi kita. Kepercayaan ini juga didapatkan di Brazil juga demikian.”

“Di Amerika juga demikian, di Tiongkok juga demikian. Alhamdulillah yah sangat produktif,” jelasnya.

Setelah dari London, Prabowo akan melanjutkan lawatan luar negeri ke titik terakhir, yaitu Abu Dhabi, Uni Emirat Arab pada tanggal 23 November 2024 dan akan kembali pulang ke Tanah Air pada 24 November 2024.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Infoekbis.com dan Harianinvestor.com

Jangan lewatkan juga menyimak berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media 062.live dan Apakabarjateng.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di puluhan media lainnya, klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional)

Atau hubungi langsung WhatsApp Center Rilispers.com (Pusat Siaran Pers Indonesia /PSPI): 08531555778808781555778808111157788.

Klik Persrilis.com untuk menerbitkan press release di portal berita ini, atau pun secara serentak di puluhan, ratusan, bahkan 1.000+ jaringan media online.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Berita Terkait

PR Newswire – PSPI Resmikan Kerja Sama Distribusi Press Release dengan Jangkauan Nasional
Dinas Lingkungan Hidup Bontang Mewujudkan Kota Industri yang Hijau
CSA Index Turun, Sektor Teknologi Didukung Investasi Asing
RI Siapkan Tim Akselerasi, Purbaya Yakin Ekonomi Berbalik Positif di Akhir 2025
Shell Super Kembali Isi Nozzle, Pertamina Jadi Penyangga Pasokan Nasional
Pesan Sri Mulyani Setelah Lukisan Bunga Raib Dijarah Aksi Demo
Era Baru Komunikasi Digital Perusahaan Dengan Galeri Foto Pers
Cicilan Pasti Jadi Magnet, BSI Catat Pertumbuhan Konsumer Stabil

Berita Terkait

Senin, 24 November 2025 - 15:48 WIB

PR Newswire – PSPI Resmikan Kerja Sama Distribusi Press Release dengan Jangkauan Nasional

Jumat, 24 Oktober 2025 - 17:00 WIB

Dinas Lingkungan Hidup Bontang Mewujudkan Kota Industri yang Hijau

Sabtu, 13 September 2025 - 12:27 WIB

CSA Index Turun, Sektor Teknologi Didukung Investasi Asing

Sabtu, 13 September 2025 - 07:08 WIB

RI Siapkan Tim Akselerasi, Purbaya Yakin Ekonomi Berbalik Positif di Akhir 2025

Senin, 8 September 2025 - 14:11 WIB

Shell Super Kembali Isi Nozzle, Pertamina Jadi Penyangga Pasokan Nasional

Berita Terbaru